BookReview – Hex Hall by Rachel Hawkins

14030707_1062186417168506_1448066757_n(1)

Hex Hall. (Versi Bahasa Indonesia, Paperback, Penerbit Fantasious, Diterjemahkan oleh Dina Begum.)

Buku Hex Hall menceritakan tentang seorang gadis bernama Sophia ‘Sophie’ Mercer yang pada ulang tahunnya yang kedua belas menemukan dirinya memiliki kekuatan magis hingga tumbuh menjadi seorang remaja yang sial dalam menggunakan kekuatannya. Karena suatu kejadian, Sophie harus ‘mendekam’ di sekolah berasrama ‘Hecate Hall’ bersama anak-anak lain yang merupakan Prodigium.

Kelebihan menurut saya :
– Desain sampul yang menarik, berbahan kertas karton agak tebal.
– Deskripsi yang sederhana, alur cepat, dan tentu saja plot twist nya.
– Buku yang menyajikan pengalaman membaca yang ringan, tidak membosankan, dan dapat diselesai dibaca dalam waktu yang tidak lama.
– Karakter Sophie Mercer yang unik. Tidak seperti tokoh-tokoh wanita pada umumnya, Sophie tampil dengan sarkasme yang menggelitik.
– Karakter Si Vandy yang menakutkan.
– Yang paling penting : Bookmark yang cantik berbentuk kucing hitam bermata kuning benar-benar memberi ekstra semangat untuk membaca.

Kekurangan menurut saya :
– Beberapa typographical error di awal namun tidak menjadi masalah.
– Menampilkan masalah-masalah remaja yang mundane/biasa, sehingga selain dari unsur magisnya buku ini akan menjadi teenlit.
– Yang paling fatal : Menyajikan seekor kucing hitam pada sampulnya dan kucing hitam sebagai tema bookmarknya namun tidak ada satupun tokoh kucing dalam cerita. (Padahal kucing itu yang membuat saya tertarik membeli buku ini.)

Buku ini cocok untuk Anda yang :
– Senang dengan bacaan ringan dan tokoh utama yang sarkastik.
– Yang senang dengan cerita kehidupan remaja/ teenlit. (Buku ini mencakup pertengkaran dan permusuhan cewek, persahabatan, genk cewek yang mem-bully tokoh utama, misfit/orang canggung, cinta pada pandangan pertama, cowok ganteng pacaran dengan cewek cantik yang memusuhi tokoh utama)

Buku ini tidak cocok untuk Anda yang :
– Sangat amat membenci teenlit/cerita remaja. Selain dari inti cerita, buku ini dipenuhi oleh unsur-unsur teenlit yang klise.

Sebagai kesimpulan :
Hex Hall merupakan cerita yang ringan, dan mengundang tawa. Bisa di baca dalam waktu seharian dan tidak membosankan. Hal yang menonjol dari buku ini adalah tokoh perempuan yang sarkastik.

4/5 Bintang untuk sarkasme dan kesialan Sophie Mercer

Advertisements

One thought on “BookReview – Hex Hall by Rachel Hawkins

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s