Feeling – Ketika Dunia yang Dulu Saya Bangun Akhirnya Runtuh, Marvel : Avengers Alliance Ditutup

marvel-avengers-alliance

CURHAT ALERT!!! Konten ini mengandung curahan hati yang bersifat personal menyangkut perasaan penulis tentang game online!

Banyak cara yang bisa dilakukan orang untuk menghibur dirinya. Salah satunya adalah dengan bermain game. Menurut saya, game adalah media hiburan yang sangat amat menyenangkan. sangat amat.

Saya menganggap bermain game adalah sebuah pengalaman berharga. Mendalami perasaan dengan karakter-karakter yang ada dalam game, menjalani petualangan bersama, dan utamanya mengetahui lebih banyak kosakata Bahasa Inggris dari permainan yang menggunakan bahasa itu.

Marvel : Avengers Alliance

Permainan ini memiliki kenangan yang begitu berarti bagi saya. Masa SMP adalah awal saya mengenal kejamnya dunia. Pertama kali dihadapkan dengan sadisnya kenyataan dan menyadari bahwa tidak semua orang di bumi ini baik. Game ini menemani saya melewati semua itu, dari indahnya mengkhayal, pertama kali dihianati oleh orang yang dipercayai, kesedihan karena masalah sekolah, sampai luka yang sekarang masih belum sembuh. (Cieee.. Ada yang dendam.) Game ini menemani saya melewati manis, pahit, dan pedasnya kehidupan SMP.

Karena pengetahuan dan analisis mendalam tentang game ini, beberapa teman sering bertanya kepada saya tentang game ataupun karakter Marvel pada umumnya. Setidaknya pada waktu itu saya memiliki identitas yang unik. Sebagai orang aneh yang sangat amat gemar game, dan menghafal seluruh nama tokoh superhero Marvel dan kisah setiap tokoh walaupun tidak pernah membaca komiknya. Semua karena game ini.

Tak terasa, waktu berlalu. Seiring dengan berlalunya waktu itu saya mulai mengeksplorasi banyak hal, terlalu banyak hal yang ingin diketahui dan sedikit waktu yang dimiliki. Ditambah jaringan internet yang selalu buruk menyebabkan game Marvel : Avengers Alliance hilang dari daftar kegiatan rutin saya. Saya pun berhenti memainkan game ini dan fokus mengenali dunia sebagai remaja.

Hingga pada suatu waktu, pada bulan September 2016, saya melihat tautan yang di share seorang teman Facebook.

avengers-alliance

Sebuah postingan yang dibuat oleh admin fan page game itu. Yang artinya.

“Setelah 30 September 2016, Marvel : Avengers Alliance tidak akan lagi tersedia di Facebook atau aplikasi telepon. Menghentikan game yang memiliki penggemar yang berdidikasi dan luar biasa merupakan sebuah keputusan yang tidak mudah tetapi kami ingin berterima kasih atas kesetiaan, gairah, dan komitmen Anda untuk game ini, dst…” (Maafkan terjemahan saya yang masih kasar)

Melihat itu saya pun terkejut. Bisa-bisanya sebuah permainan yang mengusung tokoh-tokoh komik terkenal akan ditutup? Dalam pikiran saya, game ini akan terus berjaya selama Marvel masih menguasai pasar hiburan internasional. Tetapi kenyataan menghantam saya dengan keras. Ini nyata. Ini akan terjadi.

Walaupun saya bukan lagi seorang pemain aktif, tetapi tetap saja game ini memiliki kenangan yang maknanya tidak sepele bagi saya. Seorang anak yang tumbuh menjadi remaja ditemani game ini dalam menghadapi kerasnya dunia.

Setelah itu, saya memutuskan untuk kembali memainkan game ini. Saya ingin menemani game ini pada hari-hari terakhir sebelum akhirnya dihilangkan.

notifikasi-penutupan

Saat log in, saya disambut oleh Iron Man. Pria besi itu membawakan pemberitahuan penutupan game ini. Iron Man adalah hero pertama yang didapatkan setiap pemain, tentu saja pengalaman pertama bermain game ini dinikmati bersama Iron Man. Jadi, saya rasa sudah sepantasnya Iron Man yang mengucapkan selamat tinggal. Sebagai yang pertama dikenal, dan yang bersama pemain pada akhir hayat.

Kemudian saya melihat semua heroes yang telah saya rekrut untuk bergabung dalam tim mengalahkan penjahat bersama Agent Fitrah. Betapa banyak kenangan bersama mereka, betapa senang dan lompat-lompatnya saya ketika satu per satu dari mereka masuk dalam tim.

Game ini adalah ekstasi bagi saya pada waktu itu. Tidak terbayang semuanya akan berakhir pada 30 September nanti.

command-point-bertambah

Seakan memberi ucapan selamat tinggal, game ini memberi saya hadiah 90 command points (Mata uang yang digunakan untuk merekrut heroes). Command points saya bertambah menjadi 127. Saya memiliki 89 gold dan 2.738.558 silver serta 6.264 S.H.I.E.L.D points. Pencapaian yang saya anggap luar biasa bagi anak remaja awal belasan yang bermain gratis.

Tak lupa, saya ingin mengabadikan semua heroes yang telah bergabung di Team Fitrah. Inilah mereka! Ditambah Iceman dan Wasp yang baru saya rekrut dengan command points dan gold yang tersisa.

wasp-recruited

Begitulah kehidupan. Orang dan hal lainnya bisa datang dan pergi tanpa diduga. Tetapi hidup harus terus berjalan. Kehadiran game ini dalam hidup saya merupakan anugerah dan nikmat yang berlimpah. Maafkanlah seorang Andi Fitrah Insaan yang hanya bisa bermain dengan gratis. Terima kasih yang sebesar-besarnya kuucapkan atas kehadiranmu dalam hidupku. Walaupun berakhir, game ini tak akan terlupakan, setidaknya oleh saya.

Sumber Gambar :

– Hasil capture dari fan page Marvel Avengers Alliance dan game Marvel : Avengers Alliance . check here

Jadi, kalian juga punya permainan favorit yang memiliki makna mendalam bagi pribadi? Tell me on the comment below!!! We’ll discuss them…

Advertisements

4 thoughts on “Feeling – Ketika Dunia yang Dulu Saya Bangun Akhirnya Runtuh, Marvel : Avengers Alliance Ditutup

  1. dian says:

    Curhatanmu sangat menyentuh… aku menyukainya… saya juga pernah berada diposisi sepertimu. Tapi itu dulu. Bedanya hanya saja saya bukan seorang gamers sepertimu. Tapi saya salut karena kamu adalah tipe orang yang menyukai sesuatu dengan tulus yah walaupun orang luar sana beranggapan bahwa itu adalah fanatik. Tapi siapa yang peduli toh juga ini bukan hidup orang-orang yang mencibir kita. Aah… ketika aku menemui orang mengataiku aneh karena aku menyukai sesuatu trlalu brlebihan aku hanya mengatakan sepatah kata pada orang itu “apa hidupmu sudah baik, jika belum maka urus dirimu dulu lalu fikirkan orang lain. Kau hanya membuang waktu berhargamu hanya untuk mencibir orang yang tak kau suka. Itu tak berguna.”

    Liked by 1 person

    • Andi Fitrah Insaan says:

      Wah.. Wah… Setuju dengan tanggapan kak Dian.. Langganan juga ya dibilangi aneh?? Sedihnya kemampuan menghafalku porsinya besar untuk hal-hal menyenangkan seperti film dan lagu-lagu jepang.. Seandainya porsi menghafal itu beralih ke rumus matematika fisika kimia.. pasti amazing..

      Salut dengan prinsip urus dirimu dulu lalu fikirkan orang lain..😀

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s